tray

Jenis Loyang Atau Tray

Tray atau Loyang ini adalah standar yang sering ada di rumah-rumah, sering dipakai oleh ibu rumah tangga, atau para peracik adonan roti dan kue.

Loyang datar adalah tempat untuk menampung adonan makanan seperti kukis atau biskuit untuk kemudian dipanggang.

Loyang ini cocok dipakai untuk memanggang kue tipis dan kue gulung.

Tujuaan nya supaya adonan kue tidak lengket ke loyang, biasanya pemanggang melapisi bagian permukaannya dengan kertas roti.

1. Loyang Aluminium

Loyang

Loyang ini adalah loyang yang paling mudah ditemukan di toko-toko bahan kue atau roti. Biasanya berbentuk baki dengan dinding rendah, atau berbentuk persegi panjang atau bundar dengan dinding cukup tinggi.
Loyang aluminium berdinding tinggi bisa digunakan untuk mengolah adonan sponge cake atau layer cake.

Sedangkan bahan aluminium yang merupakan penghantar panas paling baik, bisa mematangkan adonan dengan cepat dan juga secara merata.

Sedangkan loyang berbentuk baki dari aluminium, biasanya sering digunakan untuk memanggang pastry atau kue kering seperti nastar dan kastengel.

Namun karena jenis loyang ini bisa menyekap panas dengan cepat, Anda perlu mengoleskan butter ke permukaan loyang agar kue kering gampang dilepas ketika sudah matang.

Agar tak merusak citarasa, pakai unsalted butter atau butter yang tidak asin. Karena menggunakan butter biasa, maka rasa asin yang ada akan mencemari adonan kue.”

2. Stainless Steel

Sama seperti loyang aluminium, loyang stainless steel juga menghantarkan panas dengan baik. Ditambah, loyang ini tak mudah lengket seperti loyang yang terbuat dari aluminium.

Bentuk loyang stainless steel juga beragam. Ada yang berbentuk baki untuk kue kering dan pastry, ada yang berbentuk wadah persegi empat dan bundar untuk memanggang sponge cake dan teman-temannya.

Untuk digunakan memanggang pastry, loyang ini tak perlu dioles dengan butter terlebih dahulu.

Dijamin kue kering mudah dilepas ketika matang, tanpa sisa yang menempel di permukaan loyang.

3. Loyang Keramik

Loyang keramik untuk memanggang lasagna dan pieUnsplash/Priscilla Du Preez Loyang keramik untuk memanggang lasagna dan pie
Loyang keramik berbentuk lebih tebal dan juga berat. Karena keramik menyekap panas dengan sempurna, maka loyang ini biasa digunakan untuk tempat mengolah lasagna, schotel, caneloni atau juga pie.
Dengan panas yang terkumpul di permukaan loyang, maka sajian yang biasanya dilengkapi dengan keju mozarella ini akan matang sempurna, dan keju akan meleleh dengan lebih cepat.

Loyang keramik juga bisa digunakan untuk memanggang ayam utuh. Panas dalam loyang, bisa membuat daging bagian dalam matang maksimal.

4. Loyang Plastik

Tentu saja loyang ini harus dijauhkan dari sumber panas. Meski beberapa bahan plastik bisa pula digunakan untuk mengukus sajian tanpa perlu takut bahan loyang akan meleleh karena kepanasan.

Kegunaan loyang plastik biasanya untuk mengolah sajian dessert atau hidangan manis penutup makan besar seperti puding.

5. Loyang Kaca

Ilustrasi loyang kaca untuk memanggang masakan. Ilustrasi loyang kaca untuk memanggang masakan.
Loyang kaca kegunaannya hampir sama dengan loyang keramik. Yaitu untuk mematangkan sajian basah yang biasanya lumer berisi keju dan susu.
Loyang kaca bisa masuk oven juga masuk panci pengukus tanpa takut pecah karena suhu panas.

Kelebihan dari loyang ini adalah, layer atau lapisan yang ada pada sajian akan terlihat dari luar karena kaca yang ada bersifat transparan.

Jika suka berkreasi di dalam dapur, minimal memang harus memiliki satu hingga dua jenis loyang di atas.

Sehingga ketika akan mengolah kudapan, jadi sudah tak bingung lagi harus mencari alas panggangan di mana.

GTK juga menyediakan Tray / Loyang  dimensi  (cm) : 40x60x3


Klik Kirim Pesan
Hello. Dengan GUATAKA,
Ada yang bisa dibantu kak?